Jumat, 26 Juni 2015

Kamu adalah lelaki sesungguhnya, itulah fakta yang ku tahu



Teruntuk sahabatku, yang sangat aku sayangi dan aku cintai,
Tak terasa sudah setengah tahun kita tak bertemu,
Kangeennn banget,
Setiap kali saya jalan sama temanmu (miss Kokom), selalu ku tanyakan kabar tentang dirimu,
Dalam hati, selalu ingin aku sampaikan:
“Mas Bee, apakabarnya dirimu ?”
“Kamu baik-baik saja kan ?”
“Aku merindukanmu”
“Terimakasih, karena selama ini, kamu lah yang menjadi teman sekaligus sahabat pertamaku di kota yang kejam ini”

Mas Bee, Apapun yang saat ini kamu lakukan, aku selalu mendukungmu, Lakukanlah apakata hatimu, lakukan sampai kamu merasa puas, lakukanlah..
Aku percaya, jauh didalam lubuk hatimu, kamu masihlah seorang laki-laki sejati, yang membutuhkan seorang wanita untuk mendampingi hidupmu, untuk melahirkan anak-anakmu, ingat sayang, kamu adalah calon dari seorang ayah, Lalu apakah pantas melakukan hal seperti ini ?.
Dengan kamu bersikap seperti ini, berprilaku seperti ini, bergaya seperti ini, punya perasaan yang seperti ini, apakah kamu senang ??
Apakah kamu bahagia ??
Apakah kamu puas ??
Aku rasa tidak, jawaban “iya” mu itu hanyalah jawaban semu, yang bahkan batinmu sendiripun menangisi perilaku mu yang seperti ini.
Kembalilah..
Kembalilah..

Banyak banget yang mengharapkanmu seperti dulu,
Banyak yang merindukanmu yang dahulu,
Banyak sahabat yang menunggumu,
Ingatkah kamu, pada keluargamu ?
Mereka menunggu kamu, kamu yang lelaki sejati, bukan Cuma jasad-nya saja.
Kembalilah..
Kamu tak akan mengecewakan keluargamu kan ?
Kembalilah..

Jika kamu berkilah, bahwa ada teman yang mendukungmu untuk berprilaku seperti ini, bahwa ada yang suka kamu seperti ini, itu semua bohong, mereka hanya menyenangkan kamu saja,,
Apa yang sebenarnya orang sekelilingmu harapkan hanyalah, kembali..
Tolong kembalilah menjadi laki-laki sejati

Carilah wanita yang kau suka,
Carilah wanita yang kau cintai,
Carilah..
Temukan dia,
Dapatkan dia..
Kemudian menikahlah..
Hiduplah dengan rukun bersama keluarga kecil barumu, J

Setelah ini, terserah, apakah kamu mau menerima nasihat ini atau tidak, terserah apakah kamu mau marah  atau tidak, terserah apakah kamu masih menganggapku teman atau musuh, Wish you all the best,
Apapun keputusanmu kelak, aku selalu mendoakan kamu, supaya kamu hidup bahagia dan sejahtera dalam Ridho Allah


Salam Rindu,
Dariku, yang menganggapmu sebagai sahabat dan saudara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar